Bolabola.id
4 Pemain MU Yang Tak Kena "Hairdryer Treatment" Ferguson
Beranda » 4 Pemain MU Yang Tak Kena “Hairdryer Treatment” Ferguson

4 Pemain MU Yang Tak Kena “Hairdryer Treatment” Ferguson

Berbicara tentang kesuksesan Manchester United di masa lalu tidak pernah lepas dari era Ferguson yang melatih klub selama 26 tahun. Hairdryer treatment adalah salah satu metode kepelatihan ikonik Ferguson yang terkenal.

Fenomena itu ketika Ferguson memarahi pemain yang dianggapnya tidak tampil bagus saat bertanding yang terjadi di ruang ganti pemain. Semuanya akan mendapatkan hairdryer treatment dari Ferguson jika tak tampil sesuai ekspektasi tidak peduli status pemain itu.

Pemain Yang Tidak Pernah Kena Hairdryer Treatment

Akan tapi ada empat pemain yang tidak mempan dengan hairdryer treatment menurut pengakuan Giggs yang menghabiskan sepanjang kariernya dengan Manchester United (1990-2014). Keempatnya sering kali jadi pembeda laga dan Ferguson merasa tak perlu menegur mereka dengan hairdryer treatment.

“Ada tiga atau empat pemain yang tidak pernah ia serang (diperlakukan Ferguson dengan hairdryer treatment),” kata Ryan Giggs kepada beIN Sports.

Ryan Giggs menambahkan bahwa Eric Cantona adalah salah satunya, Bryan Robson, Roy Keane dan Cristiano Ronaldo. Mereka semua dengan cara mereka sendiri sebagai pemenang pertandingan.

“Mereka melakukan hal-hal itu di lapangan, jadi dia tidak pernah merasa harus melakukannya (hairdryer treatment),” terang lelaki asal Wales tersebut.

Mendapat Perlakuan Spesial

Karena karakter bermainnya yang unik secara khusus Giggs membicarakan Eric Cantona yang mendapatkan perlakuan spesial. Walaupun tidak banyak berlari dan mengejar lawan untuk merebut bola, Cantona seringkali mengubah hasil akhir laga dengan mengeluarkan magisnya.

Ryan Giggs menceritakan bahwa ada beberapa laga saat Eric tidak melakukan apa-apa. Dia tidak mencetak gol, dia tidak berlarian seperti Carlos Tevez atau Wayne Rooney, dia tidak memiliki dampak apa pun. Tetapi dia tahu cepat atau lambat dia akan menjadi baik.

Mereka akan duduk di ruang ganti sambil berpikir Dia (Ferguson) akan memarahinya (Cantona), dia harus mengerjai Cantona karena ia tidak melakukan apa-apa hari ini.

Tapi minggu depan Cantona mencetak gol kemenangan atau dia akan menghasilkan momen ajaib, jadi Ferguson menangani nama-nama besar dengan sangat baik selama mereka melakukannya di lapangan, dia menangani mereka dengan cara yang berbeda.

Giggs juga mengungkapkan bahwa Ferguson adalah master psikologi, dia adalah master dalam mendapatkan yang terbaik dari individu-individu tertentu seperti apakah akan merangkul, atau apakah akan memarahi mereka di paruh waktu atau di akhir pertandingan atau membiarkan mereka keluar mengetahui bahwa pemain akan bereaksi secara positif.

Avatar
Yoga

Wah kalau bicara soal olah raga sepak bola, buat saya bakalan ga bisa ada abisnya. Selalu saja ada informasi baru nan menarik yang bisa dijadikan bahan untuk pengisian konten berita bola online seperti yang saya sukai ini.

Berikan Komentar

Today
  • 19.04.2021
  • 20.04.2021
  • 21.04.2021
  • Today 22.04.2021
  • 23.04.2021
  • 24.04.2021
  • 25.04.2021

Klasemen Sementara