BerandaLiga ItaliaKalahkan Sassuolo Secara Dramatis, Mourinho Tak Merasa Tua

Kalahkan Sassuolo Secara Dramatis, Mourinho Tak Merasa Tua

Jose Mourinho mengaku tidak merasa seperti orang tua ketika merayakan gol kemenangan AS Roma atas Sassuolo pada Senin (13/9) dini hari WIB.

I Giallorossi menang 2-1 berkat gol telat Stephan El Shaarawy di masa injury time, setelah gol Bryan Cristante disetarakan oleh Filip Djuricic.

Bagi Mourinho, kemenangan ini terasa lebih manis karena itu merupakan pertandingan ke-1000-nya sebagai seorang pelatih.

“Selama sepekan, saya berbohong dengan mengatakan kepada semua orang bahwa itu bukanlah sebuah laga yang spesial. Saya mencoba meyakinkan diri bahwa itu tidaklah spesial, namun memang itu spesial,” kata Mou kepada pers, sebagaimana dilansir dari Football-Italia.

“Itu merupakan sebuah laga spesial dengan angka spektakuler. Itu akan saya ingat hingga hari terakhir hidup saya, namun saya takut itu akan memberikan kenangan buruk dengan kekalahan.”

Sang pelatih asal Portugal juga memberikan kredit kepada kompatriotnya, Rui Patricio, yang sukses mencegah Neroverdi untuk berbalik unggul meski dibombardir.

“Itu adalah sensasi yang luar biasa. Itu bisa berakhir dengan skor 6-6 atau 7-7, Sassuolo juga bisa menang 2-1, namun Rui membuat banyak penyelamatan. Itu adalah pertandingan yang sangat luar biasa,” lanjutnya.

“Beruntungnya kami menang dan saya berlari seperti anak-anak. Saya tidak merasa seperti 58 tahun malam ini, saya merasa seperti bocah 14 tahun – usia ketika Anda baru memimpikan karier di dunia sepak bola.”

Leonardo Sukamto
Love to cycling, movie enthuasiast, football addict.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini