Bolabola.id
Klopp Akui Termotivasi untuk Singkirkan Real Madrid
Beranda » Klopp Akui Termotivasi untuk Singkirkan Real Madrid

Klopp Akui Termotivasi untuk Singkirkan Real Madrid

Jurgen Klopp tidak menyangkal bahwa dirinya sangat termotivasi jelang pertandingan Liverpool kontra Real Madrid, namun tidak ingin menyebutnya sebagai momen balas dendam.

Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim sejak final Liga Champions tahun 2018 silam, ketika gerakan taekwondo Sergio Ramos berdampak kepada cederanya Mohamed Salah, dan The Reds pun takluk dengan skor 1-3.

Klopp menegaskan bahwa dirinya sangat termotivasi jelang laga ini. Namun itu untuk membawa Liverpool melaju ke babak berikutnya, bukan untuk membalas dendam kepada Los Blancos.

“Motivasi saya berada pada level tertinggi krena kami ingin mencapai babak berikutnya,” tandas Klopp ketika berbicara dengan para reporter, salah satunya adalah James Pearce.

“Itu tidak ada kaitannya dengan final tahun 2018. Jika Anda bertanya tentang apakah saya akan mengundang Sergio Ramos untuk makan malam, maka tidak. Namun kini, segalanya sudah lama berlalu.

“Kami tidak berniat balas dendam. Namun itu akan menyenangkan jika kami bisa lolos ke putaran berikutnya. Kami merasa berada dalam kondisi terbaik dan berharap untuk bisa menjaga momentumnya.”

Dengan penurunan performa yang terjadi pada musim ini, Liverpool tidak lagi menyandang predikat unggulan, namun Klopp mengaku tidak keberatan dengan situasi tersebut.

“Saya mendengar di luar, bahwa semua orang mengatakan Real Madrid adalah unggulan. Bagus! Kami sama sekali tidak bermasalah dengan status penantang,” tambahnya.

“Kami tidak ingin menunjukkan kepada dunia, kami ingin menunjukkan kepada para fans kami sendiri bahwa kami masih berjuang. Kami perlu mengejar tim-tim yang memang berada di atas kami, maka kami perlu berhadapan dengan Real Madrid. Mari lakukan saja yang terbaik.”

Berikan Komentar

Today
  • 17.04.2021
  • 18.04.2021
  • 19.04.2021
  • Today 20.04.2021
  • 21.04.2021
  • 22.04.2021
  • 23.04.2021

Klasemen Sementara