Bolabola.id
Perpisahan Hakim Ziyech Bersama Ajax
Beranda » Perpisahan Hakim Ziyech Bersama Ajax

Perpisahan Hakim Ziyech Bersama Ajax

Usainya gelaran Eradivisie di musim ini sekaligus menutup karir Hakim Ziyech bersama Ajax Amsterdam. Bukan gantung sepatu, pemain andalan Ajax tersebut akan meninggalkan klub yang sudah membersarkannya selama ini. Chelsea memang sudah memenuhi banderol Ajax dan akan mengangkut Ziyech di musim depan.

Pada bulan Februari lalu, Chelsea memang sudah menjalankan kesepakatan dengan kubu Ajax atas pembelian resmi Ziyech. Gelandang serang Ajax di dapatkan dengan persetujuan dua pihak. Skuad Frank Lampard harus menggelontorkan dana 33,3 juta pounds dalam mengamankan jasa Ziyech.

Meski sudah lunas, tak lantas Ziyech bergabung bersama pihak Chelsea. Karena dalam kesepakatan dua pihak sang pemain harus menyelesaikan musim ini dulu. Catatan manis pun didapatkan Ziyech sebelum berpisah dengan Ajax.

Dari penampilan terbaiknya, Ziyech menganggap jika sudah memenuhi harapan Ajax meski kompetisi musim ini harus usai lebih cepat. Pandemi virus corona memang harus menutup Eradivisie dan mengakhirinya penuh haru.

Bukan Harapan Semestinya

Dalam catatan karir Ziyech, sebenarnya musim ini bisa dikatakan sebagai kompetisi yang penuh dengan ironi. Meski sudah menjadi pahlawan, namun sang pemain tidak rela harus berpisah dengan semua rekannya secepat ini.

Pihak Ajax membawa pemain Maroko ke teater Tuschinki yang letaknya ada di pusat kota Amsterdam. Semua cuplikan pesan soal sang pemain ditampilkan disana. Tentu saja membuat sang pemain semakin haru dalam moment ini.

“Saya tidak bisa membayangkan akan berakhir lebih cepat seperti saat ini. Memang target saya lebih baik kedepan. Tapi dalam posisi seperti ini saya ibaratkan gagal dalam menjalankan ujian hidup. Saya merasakan kondisi yang mengharukan sekali,” ungkap Ziyech.

Sempat Menangis

Sejumlah potongan pesan dari foto rekan setimnya di Ajax memberikan motivasi ke Ziyech. Davinson Sanchez pun juga mengirimkan pesan penting, dengan itu rasanya sang pemain terharu sekali.

“Saya mengatakan jika hal ini begitu indah sekali. Apalagi saat pesan dari ibu saya. Hal inilah yang membuat saya semakin bersedih,”

“Ibu saya memberikan banyak pesan penting. Untuk terus bisa berkarir bagus selama di London. Dia wanita hebat dalam hidup saya. Perjuangannya sangat besar sehingga saya bisa seperti saat ini,”

“Motivasi terbesar saya adalah ibu. Dia selalu mendukung karir saya. Jika tidak mungkin saya tidak seperti saat ini,” tutupnya.

Avatar
Budiawan

Dulu saya gak hobi-hobi amat sih sama sepakbola. Tapi karena ada teman yang terus-terusan nongkrong bareng dan ngajarin tentang penulisan artikel sepak bola secara online buat bikin blog pribadi. Saya jadi keasikan untuk terus menulis...

Berikan Komentar

Today
  • 19.04.2021
  • 20.04.2021
  • 21.04.2021
  • Today 22.04.2021
  • 23.04.2021
  • 24.04.2021
  • 25.04.2021

Klasemen Sementara