Bolabola.id
Tak Ada Degradasi dan Promosi? Liverpool Tak Layak Juara
Beranda ยป Tak Ada Degradasi dan Promosi? Liverpool Tak Layak Juara

Tak Ada Degradasi dan Promosi? Liverpool Tak Layak Juara

Mantan penggawa Liverpool, John Barnes, menegaskan The Reds tidak layak juara jika sistem promosi dan degradasi dihapus pada Premier League 2019-2020. Barnes meminta semua pihak bersabar dan berusaha menyelesaikan kompetisi.

Seperti diketahui, Liga Inggris 2019-2020 dihentikan dari Maret lalu karena pandemi virus Corona Covid-19. Pemerintah Inggris tlah memberi lampu hijau untuk melanjutkan aktivitas sepakbola pada awal Juni 2020, sedangkan liga diperkirakan berlangsung dua pekan kemudian.

Sebelum sepakat untuk meneruskan liga, perwakilan 20 klub pernah mengapungkan diskusi untuk mengakhiri kompetisi lebih cepat seperti di Belanda dan Prancis. Kedua negara tersebut punya keputusan berbeda terkait juara dan degradasi.

Belanda memutuskan tidak ada juara dan tim terdegradasi, sedangkan Prancis sebaliknya. Paris Saint-Germain (PSG) disebut sebagai juara sementara tiga tim terdegradasi. John Barnes memilih agar Inggris mengikuti Belanda bila nantinya kompetisi diakhiri lebih awal.

Liverpool Harus Legawa Jika pada Akhirnya Kompetisi Tidak Dilanjutkan

Mimpi Liverpool hanya tidak selangkah lagi menuntaskan penantian 30 tahun juara Premier League. The Reds unggul 25 poin atas Manchester City yang berada pada posisi kedua. Dengan demikian, jika memenangi dua pertandingan lagi gelar juara bisa disegel.

Namun, akibat pandemi virus corona batu sandungan muncul karena kompetisi ditangguhkan. Walaupun sudah ada program Project Restart, namun kelanjutan Premier League masih abu-abu.

Liverpool harus legawa jika pada akhirnya kompetisi tidak dilanjutkan permanen dan gagal menjadi juara menurut Barnes. Barnes menilai, Mohamed Salah dan kawan-kawan hanya dapat menunggu kompetisi kembali dilanjutkan.

“Jika tidak ada promosi dan degradasi, tidak (Liverpool diberi gelar juara),” tegas Barces dalam wawancara di Emma Barcett Show.

Masih Harus Menunggu

“Pertanyaannya, kapan mereka bisa kembali bermain? Bagi saya, kita semua harus menunggu, tidak peduli berapa lama itu,” sambung sang mantan.

“Sepak bola, sekolah, dan kehidupan tidak seperti Natal. Natal pasti akan jatuh pada 25 Desember. Sedangkan, Tahu Baru pada 1 Januari.”

“Sekolah tidak harus seperti itu. Sepak bola tidak harus pada Agustus hingga Mei. Anda sebenarnya bisa menyesuaikan, terutama pada saat seperti ini dan ketika kita memang harus melakukannya. Itu bukanlah pengorbanan, hanya mengubah rentang waktu. Itulah yang harus kita lakukan.”

Soal rencana menggelar seluruh pertandingan sisa pada tempat netral adalah satu di antara masalah yang disebabkan oleh Project Restart. Ide tersebut ditolak oleh Sejumlah klub Premier League yang tidak setuju dengan gagasan tersebut.

Avatar
Yoga

Wah kalau bicara soal olah raga sepak bola, buat saya bakalan ga bisa ada abisnya. Selalu saja ada informasi baru nan menarik yang bisa dijadikan bahan untuk pengisian konten berita bola online seperti yang saya sukai ini.

Berikan Komentar

Today
  • 18.04.2021
  • 19.04.2021
  • 20.04.2021
  • Today 21.04.2021
  • 22.04.2021
  • 23.04.2021
  • 24.04.2021

Klasemen Sementara